Tren Trading atau Tren Mengikuti adalah strategi yang mencoba mengidentifikasi tren naik atau turun untuk menemukan posisi masuk dan keluar berdasarkan tren tersebut. Mengutip dari broker forex terbaik strategi perdagangan ini mungkin salah satu teknik paling populer dan disukai oleh banyak pedagang. Namun, ada sejumlah trader yang bermasalah dengan strategi ini. Salah satunya adalah penghalang untuk masuk di awal tren.

Ini karena mereka belum dapat menemukan metode paling akurat untuk melacak perubahan arah harga secara akurat. Untuk alasan ini, sistem perdagangan Trend Finder siap membantu Anda. Sistem perdagangan ini dapat mengatasi resistensi ini dan membantu pedagang memaksimalkan peluang di awal tren.

Trend Finder adalah sistem yang bekerja dengan baik pada periode H4 dan sangat ideal untuk pasangan dengan peringkat dan level rendah. Untuk alasan ini, saat berdagang lebih baik memilih pasangan mata uang utama dengan likuiditas tinggi, seperti EUR / USD atau GBP / USD. Untuk menggunakan sistem ini.

Berbeda dengan menggunakan indikator Histogram pada umumnya, analisis yang digunakan dalam sistem perdagangan ini tidak mengamati pergerakan bar dari zona negatif ke positif atau sebaliknya. Indikator yang paling banyak digunakan adalah warna batang masing-masing indikator. Sistem trading Trend Finder ini memiliki aturan, jika semua indikator tersebut menunjukkan histogram bar berwarna hijau dan ADX Advance Value diatas 14 maka Anda dapat membuka posisi dengan cara membeli.

Open Trading, akan lebih baik jika dieksekusi pada level open candle yang terbentuk setelah sinyal konfirmasi. Untuk menutup sinyal, Anda dapat mengamati setidaknya dua indikator yang muncul di bilah merah. Di sisi lain, jika batang Awesome Oscillator Histogram, ADX Advance, dan Stochastic Histogram berwarna merah, ini berarti Anda dapat memasukkan entri jual.

Selain itu, Anda perlu memastikan bahwa nilai ADX Advance melebihi 15. Anda dapat membuka perdagangan di level terbuka candlestick setelah sinyal muncul. Jika ada sinyal tutup, setidaknya dua indikator akan menunjukkan bilah hijau. Selain itu, Anda perlu waspada bila sinyal input yang muncul berisi lampu gantung besar. Ini karena situasi ini hanya spekulatif dan kurang dapat diandalkan.

Bagi Anda yang ingin menutup posisi Stop Loss dan Take Profit secara otomatis saat menggunakan strategi ini, ada baiknya menempatkan SL pada jarak 50-100 pips dari entry level Anda. Untuk Take Profit, Anda bisa menyesuaikannya dengan risk / reward ratio yang sesuai, jika Anda sudah memiliki standar sendiri. Namun, ada baiknya jika Anda mengikuti take profit dengan jarak antara 70 dan 100 pips dari open point Anda.

Sistem trading Trend Finder ini tidak direkomendasikan untuk Anda yang merupakan trader jangka pendek yang ingin memanfaatkan peluang trading sesering mungkin. Hal ini dikarenakan jika dilihat dari fitur time frame dan kondisi verifikasi yang diterapkan oleh sistem ini tidak cocok untuk trading jangka pendek. Ini karena Trend Finder jarang menampilkan sinyal. Namun, meskipun Trend Finder ini jarang menunjukkan sinyal, sistem perdagangan ini memiliki keandalan yang sangat baik. Ini karena Trend Finder hanya dapat beroperasi jika ketiga kondisi indikator terpenuhi.

Selain itu, hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah indikator yang digunakan dalam sistem perdagangan Trend Finder. Ini karena semua indikator tersebut memiliki sifat yang kuat. Jadi, jika ingin memperbaiki kekurangan sistem ada baiknya juga menggunakan verifikasi tambahan dari metode lain, seperti Price Action Analysis dan Price Pattern.

Melacak Sinyal Trading Dengan Trend Finder

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *